

Analisis komprehensif dosimetri lensa mata Hp(3) pada tindakan cath lab menggunakan TLD SOCA vs Harshaw sesuai Perka BAPETEN 11/2015 dan ICRP 118.

Perkembangan proteksi radiasi medis mengalami pergeseran signifikan sejak diterbitkannya ICRP Publication 118, yang kemudian diadopsi secara nasional melalui Perka BAPETEN No. 11 Tahun 2015. Bukti epidemiologis terbaru menunjukkan bahwa ambang batas pembentukan katarak radiasi (radiation-induced cataractogenesis) jauh lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, yaitu sebesar 0,5 Gy paparan akumulatif.
Akibat temuan tersebut, Nilai Batas Dosis (NBD) lensa mata untuk pekerja radiologi diturunkan drastis dari 150 mSv/tahun menjadi 20 mSv/tahun (rata-rata selama 5 tahun berturut-turut, dengan batas maksimal 50 mSv dalam satu tahun tunggal). Penurunan ambang batas sebesar 86,7% ini berdampak langsung pada dokter spesialis jantung intervensional, radiolog intervensional, dan perawat di ruang cath lab.

Tindakan catheterization laboratory (cath lab) melibatkan penggunaan fluoroskopi berdurasi panjang dengan frekuensi penembakan sinar-X yang tinggi. Selama prosedur canggih seperti Percutaneous Coronary Intervention (PCI) atau pemasangan stent, dokter berada sangat dekat dengan pasien yang berfungsi sebagai sumber radiasi hambur utama (scatter radiation).
1. Orientasi Radiasi: Radiasi hambur datang dari sudut samping-bawah (pasien) menuju wajah dan lensa mata operator.
2. Besaran Operasional Hp(3): Untuk menilai dosis pada organ sensitif lensa mata yang terletak pada kedalaman 3 mm di bawah jaringan pelindung mata, digunakan besaran operasional khusus Hp(3).
3. Efektivitas Kacamata Timbal: Penggunaan kacamata timbal (0,75 mm Pb) mampu mereduksi paparan radiasi hingga 85–90%, namun posisinya memerlukan verifikasi apakah dosimeter dipasang di luar atau di dalam kacamata.
Dosimeter TLD Mata SOCA dirancang secara ergonomis khusus untuk pengukuran dosis perorangan Hp(3) di area kepala.
Sistem TLD Harshaw memanfaatkan teknologi kristal LiF:Mg,Ti (TLD-100/100H) yang dipasang pada holder kapsul khusus ber-absorber Hp(3).
| Parameter Evaluasi | TLD Mata SOCA | TLD Mata Harshaw |
|---|---|---|
| Besaran Operasional | Hp(3) (Kedalaman 3 mm) | Hp(3) dengan Holder Khusus |
| Geometri Penempelan | Klip kacamata / headband dekat mata | Holder kapsul pada tali kacamata |
| Kenyamanan Operator Cath Lab | Sangat Tinggi (ringkas & tidak mengganggu) | Sedang (holder sedikit lebih tebal) |
| Metode Pembacaan Sinyal | Manual / Semi-Otomatis | Otomatis Penuh (Harshaw Reader) |
| Reduksi Paparan Kacamata Pb | Mengukur paparan luar/dalam | Mengukur paparan luar kacamata |
Untuk memenuhi ketentuan Perka BAPETEN No. 11 Tahun 2015, fasilitas cath lab wajib menetapkan SOP pemantauan dosis lensa mata:
1. Pemilihan Instrumen: Pilih TLD SOCA untuk kenyamanan maksimal dokter operator yang membutuhkan penempelan presisi pada kacamata timbal, atau TLD Harshaw untuk fasyankes dengan jumlah staf besar yang memerlukan pembacaan otomatis.
2. Posisi Pemakaian: TLD mata WAJIB dipasang di luar kacamata timbal untuk merekam radiasi hambur primer lingkungan kerja, atau di bawah kacamata jika ingin mengukur dosis bersih yang diterima lensa mata.
3. Pencatatan Dosis Akumulatif: Data pembacaan Hp(3) wajib dilaporkan secara berkala ke basis data BAPETEN (BALIS) untuk memastikan tidak ada pekerja yang melampaui NBD 20 mSv/tahun.
Selain aspek fisika dosimetri Hp(3), aspek ergonomi dan fleksibilitas pemakaian di ruang operasi cath lab menjadi pertimbangan utama Fisikawan Medik dalam memilih antara TLD SOCA dan TLD Harshaw.
| Kriteria Evaluasi Fasilitas | TLD Mata SOCA | TLD Mata Harshaw | Rekomendasi Pemilihan |
|---|---|---|---|
| Jumlah Staf Cath Lab < 10 Orang | Sangat Sesuai | Sesuai | TLD SOCA (Sangat Ergonomis) |
| Jumlah Staf Cath Lab > 50 Orang | Sesuai | Sangat Sesuai | TLD Harshaw (Otomatisasi Lab) |
| Pemakaian Bersama Kacamata Pb | Tempel Klip Kacamata | Pasang Tali Kacamata | Kedua sistem kompatibel |
| Kepatuhan Perka BAPETEN 11/2015 | Terakreditasi Hp(3) | Terakreditasi Hp(3) | Kedua sistem dievaluasi oleh laboratorium yang ditunjuk BAPETEN |
Untuk menjaga keutuhan elemen TLD mata SOCA dan Harshaw di fasilitas cath lab:
1. Pembersihan dari Keringat dan Minyak: Kaset holder TLD yang terkena keringat operator dibersihkan menggunakan kain mikrofiber lembab tanpa pelarut organik agresif.
2. Penyimpanan di Area Bebas Radiasi: Saat tidak bertugas, TLD mata disimpan pada rak gantungan khusus di luar ruang tindakan untuk mencegah pencatatan radiasi latar yang tidak perlu.
1. Analisis Ketidakpastian Pengukuran Hp(3): Ketidakpastian terentang (U) untuk besaran Hp(3) dihitung dari variansi faktor kalibrasi energi foton (uE), ketergantungan sudut datang radiasi hambur (u_{ heta}), dan fluktuasi pembacaan TLD Reader. Nilai U ≤ 10% pada tingkat kepercayaan 95% wajib dipenuhi oleh laboratorium penguji terakreditasi ISO/IEC 17025.
2. Kombinasi Penggunaan Pelindung Wajah (Face Shield Pb): Pada prosedur intervensional radiologi dengan tingkat fluoroskopi ekstrem, penggunaan pelindung wajah timbal (0,5 mm Pb) yang dikombinasikan dengan kacamata timbal mereduksi paparan mata hingga 95%.